Tiger Woods Biography

Sunday, May 23, 2010






Athlete. Born Eldrick Tont Woods on December 30, 1975, in Cypress, California, as the only child of an African-American Army officer father and a Thai mother. His father began calling Woods by the nickname "Tiger" in honor of a fellow soldier and friend who had the same moniker.

Woods learned to play golf as a child. His father, Earl, served as his teacher and mentor. Around the age of eight, Woods had become extremely proficient at the game, showing off his skills on such television shows as Good Morning America.

He studied at Stanford University, and won a number of amateur U.S. golf titles before turning professional in 1996. Woods shot to fame after winning the U.S. Masters at Augusta in 1997—with a record score of 270—at the age of 21. Woods was the youngest man to earn the title, and the first African-American to accomplish this feat.

In his first appearance at the British Open later that year, Woods tied the course record of 64. The next few years brought even more successes, including four US PGA titles, three U.S. Open wins, three Open Championship wins, and three U.S. Masters wins.

In 2003, among Woods' five wins were the Buick Invitational and the Western Open. The next year, Woods won only one official PGA Tour championship. While he may have had some challenges on the course, his personal life was running smoothly. Woods married his longtime girlfriend Elin Nordegren, a Swedish model, in October of 2004.

Returning to dominate the sport, he won six championships in 2005 and was voted the PGA Tour Player of Year for the seventh time in nine years.

Woods experienced a great personal loss in 2006. His father died in May after battling prostate cancer. Woods remarked on his website at the time, "My dad was my best friend and greatest role model, and I will miss him deeply." Despite his grief, Woods returned to golf and won several events, including the PGA championship and the British Open.

The next season was marked by many wins personally and professionally. His wife gave birth to the couple's first child, Sam Alexis Woods, on June 18, 2007. After taking some time off to welcome his daughter, he won the World Golf Championship and US PGA Championship in August 2007.

The next month, Woods' winning ways continued, garnering the top spot at the BMW Championship and The Tour Championship. He was named Player of the Year by the other participants in the PGA Tour and won his eighth Arnold Palmer Award for being the lead money earner on the tour.

Woods won the U.S. Open on June 16, 2008, in a 19-hole playoff, overcoming sporadic pain in his left knee from arthroscopic surgery performed on April 15. Woods shot a par four on the first and only hole of sudden death while American Rocco Mediate, 45, settled for a bogey.

The sudden death duel at Torrey Pines in San Diego followed an 18-hole playoff, which saw the two finish at par. In that playoff, Woods led Mediate by three shots after the first ten holes. Mediate then birdied three of the next five holes and took the lead. But on the final hole, Woods birdied while Mediate shot par, forcing the sudden death playoff."I think this is probably the best ever," Woods said. "All things considered, I don't know how I ended up in this position, to be honest with you." The victory gave Woods his third U.S. Open championship and 14th major title. He's now just four behind the all-time record held by Jack Nicklaus.





Bookmark and Share
READ MORE - Tiger Woods Biography

Biografi Mengistu Haile Mariam

Monday, May 17, 2010





Penguasa Ethiopia
(lahir 1937)

Mengistu Haile Mariam lahir pada tanggal 21 Mei 1941. Sebagai seorang tentara Ethiopia, dia dididik di Amerika Serikat. Setelah mendapatkan pangkat mayor, dia merencanakan kudeta, menggulingkan Kaisar Haille Selassie pada bulan September 1974. Atas perintahnya, Selassie dijadikan tahanan rumah di istananya dan akhirnya dibunuh dengan cara dicekik.

Pada tanggal 23 November 1974, Mengistu memerintahkan pembunuhan terhadap Ketua Badan Administratif Militer Sementara(PMAC) dari pemerintahan yang sedang berkuasa saat itu dan menambahkan untuk membunuh 60 pemimpin rezim imperial. Selanjutnya pada bulan Februari 1977, dia dipromosikan menjadi Letnan Kolonel dan menjadi ketua PMAC yang baru, membunuh anggota PMAC yang lain, kemudian mengangkat dirinya sendiri menjadi kepala wilayah.
Riwayat Ringkas Kekejaman Mengistu
1937 Lahir di provinsi Kefa, Ethiopia
1974 Memimpin rencana penggulingan Kaisar, membunuh lawan-lawan politiknya
1975 Haile Selassie dicekik sampai mati atas perintah Mengitsu
1976 Membunuh anggota pemerintahan yang lain, mengangkat dirinya sebagai kepala wilayah, melakukan “Teror Merah”
1986 Merancang Konstitusi yang baru
1987 Terpilih menjadi presiden
1991 Melarikan diri ke Zimbabwe
2001 Diberi izin tinggal permanent
2003 Dinyatakan bersalah secara in absentia atas genosida karena perananya dalam kampanye “Teror Merah”.





Dia melakukan terror berdarah yang disebut dengan kampanyae domestic “Teror Merah”. Teror ini dilakukan untuk menghentikan semua perlawanan terhadapnya, serta bersama tentara Kuba dan Uni Soviet untuk melawan invasi Somalia yang dilakukan oleh orang-orang Somalia berbahasa Ogden.
Pada tahun 1984, Mengistu mendirikan Partai Pekerja Ethiopia (Ye Ityopia Seratepnocth Parti). Dia merancang konstitusi baru dan kemudian diangakat menjadi Presiden oleh Dewan Nasional yang baru. Pada masa itu terjadi pemberontakan di Eritre dan Tigray di wilayah utara. Kondisi pertanian yang hancur akibat Mengitsu memberlakukan kolektifisasi lahan (lahan rakyat yang diambil-alih oleh pemerintah dan dikerjakan bersama-sama untuk kepentingan Negara), menyebabkan terjadi bencana kelaparan. Layaknya pengecut lainnya, saat dukungan Soviet telah berakhir, Mengitsu melarikan diri ke Zimbabwe, tempat teman diktatornya, Robert Mugabe, memberinya tempat tinggal. Pada bulan Desember 2006, di dinyatakan bersalah secara in absentia atas genosida untuk peranannya dalam terror domestic “Teror Merah”.





Bookmark and Share

READ MORE - Biografi Mengistu Haile Mariam

Biografi Presiden Irak Saddam Hussein

Sunday, May 16, 2010



Saddam Husein, Propos Sur Les Problemes Actuels

Presiden Irak
(1937-2006)

Terlahir sebagai Saddam At-Tiritti pada 28 April 1937, dan yatim piatu sejak berumur Sembilan tahun. Dia dibesarkan oleh paman ibunya, Khairallah Talfah, pemimpin kudeta yang gagal yang didukung oleh Nazi pada tahun 1941. Saddam termasuk anak yang tidak terlalu pintar. Dia ditolak ketika akan bergabung dengan Akademi Militer Baghdad.
Nama lengkap Saddam Husein adalah Saddam Hussein Abd al-Majid al-Tikriti. Dalam bahasa Arab, nama “ Saddam “ berarti orang yang keras kepala atau dia menantang(bahkan, di Irak nama ini juga digunakan sebagai istilah untuk bemper mobil). Nama Hussein (juga dibaca Husyain dan Hussain) adalah nama kecil ayahnya, Abd al-Majid adalah nama kakeknya, dan at-Tikrit berarti dia dilahirkan dan dibesarkan di(atau dekat) Tikrit. Dia biasa dipanggil Saddam Hussein, atau untuk lebih singkatnya, Saddam. Saddam tidak pernah mengenal ayahnya, Hussein Abd al-Majid, yang menghilang enam bulan sebelum Saddam dilahirkan. Tidak lama kemudian, kakak Saddam yang baru berumur 13 tahun meniggal dunia karena kangker, sehingga ibunya mengalami depresi hebat pada bulan–bulan terakhir kehamilannya. Ibunda Saddam berusaha membatalkan kehamilannya dengan mencoba bunuh diri. Karenanya, begitu dilahirkan Saddam yang masih bayi langsung dikirim ke keluarga paman ibunya, Khairallah Talfah, hingga dia berusia tiga tahun.




Pada tahun 1957, disebabkan merasa memiliki pengalaman membunuh, yakni membunuh polisi komunis yang melawan pamannya, Saddam mengajukan diri untuk membunuh Presiden Abdul Karim Kassim yang menumbangkan monarki Irak. Usaha itu gagal dan Saddam mengalami luka di kaki, kemudian melarikan diri ke Mesir. Untu menghindari penangkapan atas dirinya, di Mesir dia melepaskan nama at-Tikriti dan menggunakan nama depan ayahnya, Hussein, sebagai nama belakangnya.




Bersambung.

Bookmark and Share
READ MORE - Biografi Presiden Irak Saddam Hussein

Biografi Muammar Qaddafi

Friday, May 14, 2010



Tanpa mempedulikan konflik dengan  Amerika, sudah menjadi kewajiban manusia untuk menunjukkan simpati dengan rakyat Amerika dan bersatu dengan mereka ketika terjadi peristiwa mengerikan seperti ini, yang pasti akan membangkitkan kesadaran manusia.(Qaddafi, 11September 2001)

Terlahir sebagai seorang Badawi di daerah padang pasir pada tahun 1942 di Surt, Libya, Muammar Qaddafidijarai tradisi untuk memerangi imperialisme. Kakeknya dibunuh oleh pemerintah kolonial Italia pada tahun 1911. Namun, dia tidak menunjukkan rasa terima kasih sama sekali kepada Inggris atas jasanya mengusir Italia dari Libya pada Perang Dunia II, karena menurutnya, “semua orang Eropa itu sama saja”.

Sejak belia, Qaddafi mengidolakan Gamal Abdel Nasser, tentara Mesir yang menguasai Mesir melalui kudeta pada tahun 1954 dan menasionalisasi Terusan Suez. Sebagai seorang anaka kecil, dia suka mendengarkan radio Kairo. Ketika berumur 16 tahun Qaddafi memulai jaringan revolusinya sendiri dan berencana menggulingkan rajanya, Raja Idris, meskipun raja telah memutuskan hubungan dengan sekutu sebelumnya, yakni Inggris dan bergabung dengan Liga Negara-negara Arab.

Pada tahun 1959, minyak ditemukan di Libya. Penemuan ini membuat Negara itu makmur sekaligus membawa banyak orang asing masuk untuk membangun perusahaan-perusahaan minyak. Sementara itu, di Universitas Libya, Qaddafi memulai mempelajari sejarah dan ilmu politik. Sebenarnya di adalah penganut Marxisme, tetapi kemudian menolak komunisme karena ajaran Islam yang dianutnya. Di Universitas, dia menjadi terkenal karena dianggap sabagai pembawa masalah karena kutukannya kepada Israel dan Zionisme.





Menyadari Nasser bisa karena berkuasa karena angkatan bersenjata, begitu menyelesaikan studinay pada tahun 1964, Qaddafi mendaftarkan diri di Akademi Militer Libya di Benghazi. Di sini dia dan teman-temannya melanjutakan rencana untuk menggulingkan pemerintah Libya. Setelah lulus dari Akademi tahun 1965, dia menghabiskan waktu selama setahun di Inggris untuk mempelajari signal (tanda) dan taktik perang. Ketika kembali ke negarannya, dia dipromosikan menjadi Ajudan Korps Signal.









Pada tahun 1969, Qaddafi dan teman-tamannya yang juga masih muda menangkap para perwira senior yang berencana akan menggulingkan Raja dan mengambil alih rencana itu dengan melaksanakan kudeta berdarah. Mereka menguasai Istana Raja, kantor-kantor pemerintahan, stasiun radio dan TV, serta surat kabar. Saat itu, Qaddafi baru brumur 27 tahun. Namun, beberapa konspirator masih tetap ingin melestarikan hubungan dengan Negara Barat, sehingga Qaddafi minta bantuan Nasser. Dengan bantuan tentara Nasser, Qaddafi memastikan bahwa aliran anti-Baratnya tidak ada yang menentang. Basis Amerika Serikat dan Inggris ditutup, serta pada tahun 1970, orang-orang Yahudi dan Italia diusirnya dari Libya.

Qaddafi berusaha menerapkan sosialisme Nasser, menguasai perusahaan-perusahaan minyak, dan memulai industrialisasi dengan cepat. Namun, usahanya kini mengalami kegagalan. Dia juga mencoba mengekspor semangat revolusinya ke Negara-negara tetangganya. Akibatnya, terjadi usaha kudeta di Sudan dan Mesir. Selain itu, dia terlibat dalam perang saudara di Chad yang berlangsung lama.

Berdasarkan ajaran Islam yang dianutnya, Qaddafi melarang peredaran alcohol dan perjudian. Dia mulai mengagung-agungkan diri dan visinya tentang sosialaisme Islam di dalam bukunya, The Green Book, yang terbit dua volume pada tahun 1976 dan 1980. Rezimnya mendukung banyak gerakan revolusioner atau kelompok teroris, termasuk tentara IRA di Irlandia Utara, the Black Panther and the Nation of Islam di Amerika Serikat, serta Carlos”the Jackal”.

Lawn-lawan politiknya yang sudah keluar dari negaranya juga dibunuh oleh agen-agennya yang juga mendukung teroris di Eropa. Dia juga dianggap telah memeberikan suntikan dana kepada Gerakan September Hitam (te Black September Movment) dan bertanggung jawab terhadap penculikan atlet-atlet Israel saat Olimpiase di Munich pada tahun 1972.

Pada tahun 1979, pesawat-pesawat tempur Amerika Serikat menembak jatuh dua pesawat tempur Libya di atas Teluk Sidra. Insiden ini memperburuk hubungan kedua Negara. Setelah menyatakan Libya sebagai “Negara sponsor terorisme”, Amerika Serikat menutup kedutaanya di Tripoli pada Februari 1980. Sementara itu, Libya juga menutup kedutaanya di Washington. Pada Januari 1986, Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan memerintahkan penghentian hubungan dagang dan ekonomi dengan Libya. Langkah ini disusul dengan pembekuan asset-aset Libya di Amerika Serikat. Bukan hanya menutup diplomatic, keuangan dan perdagangan, tetapi juga berusaha menyingkirkan Khadafi. Pesawat-pesawat tempur Amerika Serikat membombardir Tripoli, Benghazi, dan rumah Khadafi pada April 1986.

Tindakan itu sebagai balasan atas pemboman sebuah diskotek di Berlin Barat yang digunakan sebagai tempat hiburan tentara Amerika Serikat. Gempuran pesawat tempur Amerika ini menewaskan sedikitnya 15 orang, termasuk putrid Khadafi yang masih kanak-kanak. Namun, polisi AS dengan Libya makin tersudut menyusul terjadinya ledakan pesawat Pan Am dengan nomor penerbangan 103 pada bulan Desember 1988. Pesawat yang berangkat dari London menuju New York meledak diatas Lockerbie, Skotlandia, menewaskan 259 orang uang ada di dalamnya dan 11 orang yang berada di darat. Akibat tindakan itu, Dewan Keamanan PBB menerbitkan Resolusi 748 dan 883 pada tahun 1992/1993. Ini resolusi itu adalah menjatuhkan sanksi atas Libya, membekukan asset-aset, dan mengembargo perlengkapan penambangan minyak secara selektif.
Pada tahun 1999,Libya menyatakan bertanggung jawab atas tragedi Lockerbie. Tripoli menyerahkan dua terdakwa peledakan pesawat untuk diadili di Belanda dan bersedia membayar ganti rugi kepada keluarga korban senilai 2,7 miliar dolar AS pada tahun 2003. Atas langkah ini, Dewan Keamanan PBB mencabut sanksi yang telah ditetapkan pada tahun 1992/1993. Pencabutan sanksi ini juga didukung oleh Amerika Serikat. Sikap Washington berubah ketika Khadafi mengakui bahwa Libya mengembangkan senjata pemusnah missal dan segera memusnahkan semua program tersebut pada bulan Desember 2003. Pengakuan dan tekad tersebut mencairkan kebekuan hubungan antara Tripoli dan Washington.

Sejak kedua Negara meningkatkan kontrak dan berusaha menyingkirkan hambatan hubungan diplomatic, perusahaan-perusahaan minyak masuk kembali ke Libya, Keputusan Washington pada tanggal 15 Mei 2006 untuk memulihkan kembali hubungan diplomatik memang mengejutkan karena Libya dinilai membantu terorisme. Mencairnya hubungan antara Khadafi dan Presiden George W Bush barangkali bisa memberikan pengaruh perkembangan perdamaian global.





Bookmark and Share
READ MORE - Biografi Muammar Qaddafi

KIMIL-SUNG

Thursday, May 13, 2010

Pemimpin Korea Utara
(1912-1994)
KIM II-sung bernama asli Kim Song Ju. Pada tahun 1925, dia melarikan diri bersama orangtuanya ke Manchuria untuk menghindari pendudukan Jepang atas Korea. Kemudian bergabung dengan Partai Komunis dan mengambil nama seorang gerilyawan sebelumnya yang melawan Jepang sebagai nama besarnya.



Saat Jepang menyerah pada tahun 1945, Korea terbagi menjadi dua, bagian utara yang didukung oleh Amerika Serikat dan bagian selatan di bawah kepemimpinan Kim yang diukung Uni Soviet. Pada tahun 1950, Kim berusaha menggabungkan kedua bagian Korea ini dengan kekuatan militer. Namun, upaya ini justru menyebabkan terjadinya Perang Korea. Meskipun sebenarnya dia berhasil, Pasukan PBB yang dipimpin oleh Amerika Serikat memaksanya hanya menguasai wilayah utara dan paratai komunis. Dalam peristiwa ini Kim berhasil diselamatkan oleh Cina.

Setelah gencatan senjata tahun 1953, Kim mulai memusnahkan partai oposisi di negaranya dengan membunuh lawan-lawan politiknya. Dia mengagungkan dirinya denganmemanggil dirinya sebagai “ Great Leader” (Pemimpin Besar) dan memenuhi negaranya dengan foto dirinya dan patung dirinya. Rakyatnya dipaksa untuk kerja di pabrik dan lahan-lahan yang dikelola pemerinyah.

Kim II-SUNG dan Politiknya
1912 Lahir pada tanggal 15 April di Mangyondae dekat Pyongyang, Korea
1925 Melarikan diri ke Manchuria dengan keluarganya
1945 Korea terpecah
1948 Menjadi pemimpin Republik Rakyat Demokrat Korea yang baru
1950 Memulai perang Korea
1953 Dengan gencatan senjata,memulai menggulingkan partai oposisi di negaranya
1967 Membubarkan partai dengan bantuan Kim Jong-Ii
1972 Menjadi Presiden Korea Utara
1994 Meninggal pada 8 Juli di Pyongyang, digantikan oleh anak laki-lakinya

Kim II-Sung meninggal pada tahun 1994. Selanjutnay, anak laki-lakinya, Kim Jong-iL, segera mengambil alih kekuasaan dan menyebut dirinya sebagai “Dear Leader” (pemimpin yang sangat disayangi). Meskipun kelaparan sudah melanda negaranya, Kim Jong-il tetap menutup wilayah perbatasan Korea Utara, serta mengankat anggota militer dalam jumlah banyak dan mengembangkan program senjata nuklir.

Bookmark and Share



READ MORE - KIMIL-SUNG

Pietro Belluschi

Tuesday, May 11, 2010

Pietro Belluschi (18 Agustus 1899 - 14 Februari,
1994) adalah arsitek, seorang pemimpin gerakan the Modern
Architechtur, dan bertanggung jawab atas
desain lebih dari seribu bangunan.

desain-Nya meliputi:

* the Cath* the Bank of America Center (San Francisco)|Bank
of America Center in San Francisco,
* the Juilliard School within the Lincoln Center,
* the Equitable Building (Portland,
Oregon)|Equitable Building in Portland, Oregon, a
building in the International style
(architecture)|International style which was the
first sheathed in aluminum and first with a
completely sealed air conditioning|air-conditioned
environment,
edral of Saint Mary of the Assumption in
San Francisco, California (collaborating with Pier
Luigi Nervi),
* the Pan Am Building in New York City (with
Walter Gropius), and
* the Portland Art Museum.



Dia juga menjabat sebagai dekan Massachusetts
Institute of Technology | M.I.T. Sekolah
Arsitektur. Ia dianugerahi Emas AIA
Medali | Gold Medal dari the American Institute of
Architects

== Pranala luar ==
*
http://bluebook.state.or.us/notable/notbelluschi.h
tm Oregon biografi Buku Biru
* Http://artarchives.si.edu/oralhist/bellus83.htm
1983 wawancara dari Smithsonian
Lembaga | Smithsonian Archives of American Art
*
http://www.greatbuildings.com/buildings/Equitable_
READ MORE - Pietro Belluschi

Air Supply Biography

Monday, May 10, 2010

Air Supply adalah duo musisi musik Pop
dari Inggris terdiri dari vokalis
Graham Russell dan vokalis utama
Australia | Russell Hitchcock Australia, yang memiliki
suksesi hits balada lembut-rock sepanjang
Dunia berbahasa Inggris melalui akhir 1970-an dan
awal 1980-an. Keduanya bertemu pada bulan Mei,, 1975 ketika
tampil di produksi dari Australia
Andrew Lloyd Webber musik, Yesus Kristus
Superstar.

Kemudian tahun itu, duo ini, bersama dengan Chrissie
Hammond, membentuk Air Supply sebagai kelompok terdiri dari lima orang.
Hammond meninggalkan band, digantikan oleh Jeremy
Paulus dalam waktu untuk hit pertama Australia kelompok
tunggal, "Love and Other Bruises
" Single ini adalah
diikuti oleh Air Supply (album) self-title berjudul debut
Album bahwa status Gold mencapai di Australia,
banyak lainnya atas 40 hits, dan sebuah tur Amerika
pembuka untuk Rod Stewart. Jeremy Paulus meninggalkan band
selama tur ini.

Hitchcock dan Russell efektif mulai keluar
segar lagi pada tahun 1978, dan band yang adalah
catatan hampir semua lagu hit dibentuk.
Ini fitur Frank Esler-Smith (arranger dan
kibor), David Moyse dan Rex Goh (gitar)
dan bagian irama David Green (bass) dan
Ralph Cooper (drum).

1980 album mereka "Lost In Love (Air Supply
album) | Lost In Love "dirilis musik mereka ke
Amerika penonton untuk pertama kalinya, dan
berisi tiga AS Lima single, termasuk
judul lagu, "Setiap Perempuan Di" Dunia, dan "Semua
Out of Love "(Media: semua karena cinta
excerpt.ogg sampel |). Ini segera diikuti oleh
tiga album hit, " The One That You Love
(Air
Supply album), Now and
Forever(Air Supply album), dan
"Greatest Hits."

Selama pertengahan 80an, band (yang akan
akhirnya dikurangi menjadi duo) terus memiliki
hits kecil di Amerika Serikat, termasuk "Just As I Am,"
"The Power of Love," ""Making Love (Out Of Nothing
At All)"
, dan "Lonely is the Night.
" Setelah.
rekaman "The Christmas Album
" pada tahun 1987 Russell
dan Hitchcock dipisahkan dan pergi mereka terpisah
cara selama beberapa tahun.

Pada tahun 1991 duo ini kembali dan dicatat " The Earth
Is”.yang berisi single hit" Without You.
"
Album ini diikuti oleh "Vanishing Race" di
1993, "News from Nowhere
" tahun 1995, dan "Now and
Forever: Greatest Hits Live,
"sebuah CD dan DVD
rekaman konser tinggal di Taipai, Taiwan,
juga pada tahun 1995.

Mereka terus tur dan merekam ke dalam baru
milenium, dengan banyak keberhasilan seluruh
Asia tenggara di mana Ballads tetap
populer. Album terbaru mereka, "Across
the Concrete Sky,
"tersedia melalui
website mereka.

Parodi == ==
Kesungguhan dari musik dan lirik telah dibuat
Air Supply objek parodi lama setelah mereka
sukses di tangga lagu pop. Air Supply dibuat
referensi dalam menampilkan animasi Family Guy di Fox
episode "Emisi" Tidak mungkin, ketika Stewie
membuat pertanyaan untuk komputer onboard-nya tentang
status nya menyusut kapal. Dalam
Simpsons, musik ini disebut sebagai "batu tolol"
oleh Homer Simpson. duo ini juga diparodikan dalam
episode Saturday Night Live, di mana mereka
digambarkan sebagai sepasang kekasih homoseksual, yang tidak
diakui oleh penonton mereka tampil di
depan meskipun mereka membanggakan keberhasilan musik.

== Album ==
* 1976 Air Supply Rainbow Records
* 1977 The Whole Thing Started
* 1977 Love & Other Bruises
* 1979 Life Support
* 1980 Lost in Love
* 1981 The One That You Love
* 1982 Now and Forever
* 1983 Greatest Hits
* 1983 Making Love... The Very Best Of Air Supply
* 1985 Air Supply Arista
* 1986 Hearts in Motion
* 1987 The Christmas Album
* 1987 Russell Hitchcock (Solo Album)
* 1991 The Earth Is...
* 1993 The Vanishing Race
* 1995 News from Nowhere
* 1995 Greatest Hits Live - Now And Forever
* 1997 The Book of Love
* 1999 The Definitive Collection
* 2001 Sweet Dreams - The Encore Collection
* 2001 Yours Truly
* 2002 The Ultimate Collection: Millennium
* 2003 Across the Concrete Sky
* 2003 Forever Love
* 2003 The Ultimate Collection
* 2004 Platinum and Gold Collection
* 2005 Love Songs
* 2005 All Out Of Love Live
* 2005 It Was 30 Years Ago Today

== Eksternal Link ==
* Http://www.airsupply-online.com/ Official Site
* Http://www.airsupplynowandforever.com/ Fan Site
dan Forum
* Http://www.airsupplyheartandsoul.net/ Fan Site
* Http://www.davemcnally.com/lyrics/airsupply/
Song Lyrics
*
http://www.mtv.com/bands/az/air_supply/artist.jhtm
l MTV Profil
* Http://www.geocities.com/airsupply_as/midis.htm
READ MORE - Air Supply Biography

Biografi Peter.L.Berger

Sunday, May 9, 2010

Peter.L.Berger dilahirkan di Vienna, Austria pada tahun 1929. Berger terlahir sebagai anak seorang pebisnis. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya sampai tingkat menengah, Berger bermigrasi ke Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, Berger kemudian melanjutkan pendidikannya di Wagner memorial Lutheran College, dengan spesialisasi pada studi filsafat. Setelah lulus dari Lutheran College, Berger melanjutkan studinya di The New School for Social Research dimana dia banyak belajar pada pemikir besar seperti: Alfred Schutz, Carl Mayer dan juga A. Solomon. Di The New School for Social Research ini pula Berger bertemu dengan temannya yaitu Thomas Luckman, dimana nantinya mereka menulis bersama sebuah buku berjudul “The Social Construction of Reality” yang terbit pada tahun 1966. Berger mendapatkan gelar Phd-nya pada tahun 1954 dengan disertasi “A Sociology of The Bahai Movement”. Setelah menyelesaikan disertasinya, Berger sempat bekerja untuk militer Amerika Serikat sebagai penerjemah dan pekerja sosial di klinik psikiatri selama dua (2) tahun dan juga selama satu (1) tahun di The Evangelical Academy di Bad Boll, Jerman. Setelah menjadi pekerja sosial, Berger sempat bekerja di The University of Georgia dan juga The Women’s College of The University of North Carolina hingga akhirnya pindah ke The Hartford Seminary Foundation sebagai Profesor di bidang etika sosial pada tahun 1958 hingga tahun 1963. Di Hartford, Berger mulai mempublikasikan karyanya diantaranya: The Precarius Vision (1961) dan The Noise of Solemn Assemblies (1961)
Dalam perjalanan karirnya, Berger kemudian berpindah lagi ke The New School of Social Research pada tahun 1963 sampai tahun 1970. Di New school ini Berger menulis buku yang membuatnya mendapat reputasi secara internasional. Pada tahun 1963, buku Berger yang berjudul “Invitation to Sociology” diterbitkan, buku tersebut membahas tentang masalah intrinsik dalam sosiologi dan juga sekaligus undangan untuk menggeluti ilmu bernama sosiologi tersebut. Salah satu chapter di buku tersebut yaitu man in society dan society in man kemudian dikembangkan menjadi sebuah buku yang ditulisnya bersama Thomas Luckman berjudul “The Social Construction of Reality: A Treatise in Sociology of Knowledge” diterbitkan pada tahun 1966. Buku ini merupakan rekonstruksi terhadap bidang studi sosiologi ilmu pengetahuan dari studi mengenai kaum intelektual (Sebagaimana dicetuskan oleh Karl Manheim) menjadi studi mengenai konstruksi sosial atas kenyataan,.buku ini sekaligus membuat nama Berger mendapat reputasi secara internasional. Konsep mengenai konstruksi sosial atas kenyataan ini kemudian diterapkan Berger dalam bidang agama sehingga menghasilkan buku berjudul ”The Sacred Canopy” pada tahun 1967. Pada tahun 1970, Berger bekerjasama dengan R.J. Neuhaus dan menerbitkan buku berjudul “Movement and Revolution” dimana di buku ini Berger mengungkapkan orientasi politiknya sebagai humanis konservatif.
Hingga akhir tahun 1960-an, Berger belum menunjukkan minatnya di bidang politik dan pembangunan di dunia ketiga, namun pengalamannya sebagai konsultan pada panitia pengarah dalam organisasi “Clergy and Laymen Concerned about Vietnam” membuatnya mulai tertarik pada bidang politik dan pembangunan di dunia ketiga. Untuk mengikuti minat barunya tersebut Berger banyak melakukan perjalanan ke daerah Karibia, Venezuela dan Meksiko pada tahun 1969. Pada tahun yang sama, Ivan Illich mengundang Berger untuk mengajar pada Centro Intercultural de Doccumentacion di Cuernavaca. Pengalamannya di think tank Ivan illich membuatnya menyadari adanya pertalian antara minat barunya mengenai politik dengan kegiatan ilmiah dia sebelumnya yaitu sosiologi ilmu pengetahuan. Sejak saat itu masalah-masalah politik dan pembangunan dunia ketiga menjadi minatnya sebagai ahli sosiologi. Di saat yang bersamaan, Berger meninggalkan New School dan berpindah ke Rutgers University. Perubahan minatnya membuat Berger menulis buku “ The Homeless Mind” yang terbit tahun 1973 mengenai kesadaran modern, di buku ini Berger menggunakan alat analisa dari sosiologi ilmu pengetahuan serta pada tahun 1974 juga diterbitkan buku berjudul “Pyramids of Sacrifice” mengenai perlunya memasukkan kriteria moral yaitu biaya-biaya manusiawi dalam kebijakan pembangunan. Di tahun 1972 bersama Briggite Berger, menulis buku “ Sociology A Biographical Approach” yang menjadi text book acuan untuk mahasiswa sosiologi tingkat awal.
Pada tahun 1979, Berger meninggalkan Rutgers University dan berpindah ke University of Boston sebagai professor. Di Boston, Berger mengembangkan minat yang baru serta tetap menulis buku berdasarkan minatnya yang lama. Diantara buku yang dihasilkannya adalah: “The Heretical Imperative” (1979), “To Empower People. The Role of Mediating Structures in Public Policy” (1977) bersama R.J.Neuhaus dan juga bersama Hanfried Kellner menulis buku mengenai metode sosiologi berjudul “ Sociology Reintepreted” (1981) Pada pertengahan tahun 1970-an, Berger untuk pertama kalinya mengunjungi Asia dari Jepang sampai semenanjung Malaya. Kunjungannya ke Asia, khususnya Asia timur ini merupakan titik balik dari pendirian Berger mengenai model-model pembangunan di dunia ketiga. Sebelumnya Berger tidak memihak antara model sosialis maupun kapitalis, namun kunjungan ke Asia Timur membuat Berger berubah pendiriannya menjadi ke kanan, dalam arti menjadi pro terhadap kapitalis dengan alasan secara moral, kapitalis merupakan taruhan yang lebih aman. Perubahan pendiriannya ini dituliskannya dalam bukunya yang berjudul “ The Capitalist Revolution” yang terbit pada tahun 1986 serta mengedit buku yang berjudul “Capitalism and Equality in the Third World” yang terbit pada tahun 1987.
Di University of Boston, Berger menjadi ketua di Institute for the Study of Economic Culture. Dimana institut tersebut mengkhususkan minatnya pada kaitan antara kebudayaan dengan ekonomi. Hingga sekarang Berger masih aktif menulis dan mengedit buku diantaranya adalah “ The Desecularization of the World. Resurgent Religion and World Politics” (1999), “Redeeming laughter” (2002) keduanya mengenai agama, serta mengedit buku mengenai globalisasi berjudul “ Many Globalizations.Cultural Diversity in the Contemporary World” yang terbit pada tahun 2002.

sumber:
berbagai buku karya peter.l Berger
READ MORE - Biografi Peter.L.Berger

Biografi Sri Mulyani

Saturday, May 8, 2010




Ia primadona, cerdas, jelita dan populer. Analisisnya kritis, lugas dan jernih. Kiprahnya sudah teruji di birokrasi dan lembaga internasional. Kurang dari empat tahun, tiga jabatan menteri disandangnya, setelah sebelumnya menjadi konsultan di USAid dan Executive Director IMF. Dia perempuan dan pemimpin muda berpotensi jadi presiden.

Tiga jabatan menteri yang disandangnya itu baru pertama kali dipimpin perempuan. Mulai dari Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan dan Plt Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu.

Presiden menunjuknya sebagai pelaksana tugas Menteri Koordinator Perekonomian menggantikan Boediono yang terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia. Dia merangkap jabatan Menteri Keuangan.

Setahun setelah menjabat Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Kabinet Indonesia Bersatu, mantan Executive Director IMF ini dipercaya menjabat Menteri Keuangan menggantikan Yusuf Anwar dalam reshuffle KIB yang diumumkan 5 Desember dan dilantik 7 Desember 2005.

Sebelumnya, berkali-kali diisukan akan menjadi menteri, ternyata ia malah go international. Namun setelah menjadi konsultan di USAid, kemudian Executive Director IMF, dia pun dipercaya Presiden Yudhoyono menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Kabinet Indonesia Bersatu.

Seusai serah terima jabatan dari menteri sebelumnya, Kwik Kian Gie, di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (21/10/2004), Sri Mulyani menjawab wartawan perihal dirinya yang pernah bekerja pada Dana Moneter Internasional (IMF), lembaga yang banyak dikecam masyarakat, menjamin tidak akan ada intervensi dari IMF terhadap kebijakan ekonomi Indonesia.

“Saya ini kan seorang, IMF itu 3.000 orang. Tidak bisa satu orang membawa kebijakan IMF. Saya juga seorang dari 34 menteri yang diangkat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Jadi, programnya saya rasa bukan atas selera pribadi atau satu lembaga, tapi keputusan bersama,” katanya.

Dia menegaskan hanya ingin bekerja, menunjukkan fungsi Bappenas sebagai wadah konsolidasi dan konsultasi seluruh jajaran kabinet untuk merencanakan kebijakan pembangunan. Setelah diangkat menjadi menteri, Sri Mulyani akan meninggalkan jabatannya sebagai Direktur Eksekutif IMF untuk Asia Pasifik.

Mengenai program dalam waktu dekat, Sri belum bisa mengatakannya sekarang karena harus berkonsultasi dengan departemen teknis dan berbagai pihak lainnya.

Menurutnya, ada tiga faktor penggerak pertumbuhan ekonomi, yaitu fiskal, konsumsi, dan investasi. Jika mengandalkan fiskal, tampaknya berat karena utang pemerintah masih besar. Selain itu, adanya alokasi subsidi yang besar juga membuat ruang gerak mendorong pertumbuhan menjadi terbatas.

Dia menegaskan, investasi mutlak dibutuhkan Indonesia saat ini untuk menyokong pertumbuhan ekonomi. Indonesia tidak bisa lagi mengharapkan tingkat konsumsi dan kebijakan fiskal sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.

“Untuk mendorong peningkatan investasi, perlu adanya perbaikan iklim investasi dan infrastruktur yang memadai. Itu perlu dilakukan jika pemerintah ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” kata Sri Mulyani,

Di sisi lain, pemerintah tidak mungkin terus-menerus menggantungkan pertumbuhan ekonomi pada konsumsi. Jadi, katanya, untuk memacu pertumbuhan dengan cara menggerakkan sektor riil dan investasi diperlukan suatu iklim investasi yang baik. “Agar itu bisa berlangsung lama, diperlukan stabilitas makro ekonomi,” ujar Sri Mulyani.
Mendunia, Sang Ekonom Primadona

Sebelum diangkat menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Kabinet Indonesia Bersatu, dia hijrah ke Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (AS), sebagai konsultan di USAid sejak Agustus 2001. Kemudian, terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group). Dia perempuan pertama dari Indonesia menduduki posisi itu.

Sri Mulyani Indrawati atau akrab dipanggil Mbak Ani, adalah ekonom yang cantik, luwes, cerdas dan populer. Sejak paruh kedua dekade 1990-an namanya bisa disejajarkan dengan para selebriti dunia hiburan, akibat seringnya tampil di panggung-panggung seminar atau dikutip di berbagai media massa.

Komentar dan analisisnya kritis, lugas, jernih dan populer. Ia primadona panggung seminar dan talk show di televisi kala itu. Selain sering muncul di seminar-seminar, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) ini juga sempat aktif menjadi penasihat pemerintah bersama sejumlah ekonom terkemuka lain dalam wadah Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid.

Setelah Megawati menjadi presiden, dia disebut-sebut cukup dekat dengan Megawati dan sempat menyertai Megawati dalam sejumlah acara. Bahkan sempat diisukan akan ditunjuk menduduki salah satu posisi penting di kabinet. Namun, mendadak sejak Agustus 2001, namanya menghilang dari peredaran di dalam negeri.

Apa pasal? Rupanya anak binaan kesayangan Prof Widjojo Nitisastro yang lama memimpin Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi UI ini, sejak tanggal 10 Agustus 2001, sudah hijrah ke Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (AS).

Menurut pengakuannya, rencana pindah ke AS sudah lama, dalam rangka kerja sama dengan lembaga bantuan milik Pemerintah AS, USAid dengan program otonomi daerah untuk perkuatan institusi di daerah. Yaitu, memberikan beasiswa S-2 untuk pengajar di universitas di daerah dari Aceh, Kaltim, Sulut, Papua dan Jawa. Programnya di Amerika memang tadinya hanya untuk satu tahun, tetapi diperpanjang dua tahun karena tenaganya masih diperlukan untuk konsultasi pengelolaan program USAid dalam bidang desentralisasi.

Di sana, ibu Dewinta Illinia (13), Adwin Haryo Indrawan (10), dan Luqman Indra Pambudi (6) dari perkawinan dengan Tonny Sumartono ini, banyak memberikan saran dan nasihat mengenai bagaimana mendesain program S-2 untuk perkuatan universitas di daerah maupun program USAid lainnya di Indonesia, terutama di bidang ekonomi. Di samping itu, ia juga mengajar tentang perekonomian Indonesia dan ekonomi makro di Georgia University serta banyak melakukan riset dan menulis buku. Bukunya belum selesai. Topiknya tentang Krisis Ekonomi dan Implikasi pada Pengelolaan Utang Publik.

Seperti halnya di Indonesia, di Amerika ia juga sering mengikuti seminar, tetapi lebih banyak masalah internasional daripada di Indonesia. Sangat banyak yang mengundangnya untuk seminar, seperti dari USINDO, USAid, University of California San Diego, IMF, World Bank Asia Pacific Department, University of Columbia, Negara Belanda, Minister of Planning, dan sebagainya. Lupa, saking banyaknya.

Topiknya pun bervariasi, dari economic up date, desentralisasi dan otonomi, institutional reform, program IMF, governance dan antikorupsi, masalah konflik di Indonesia dan dunia, dan lain-lain.

Tentang filosofi hidup, ia mengatakan hidup hanya sementara. Maka kalau bisa ia hanya ingin melakukan yang terbaik dan memberikan yang terbaik kepada bangsa, negara, agama dan keluarga. Serta ingin menikmati hidup bahagia, damai dengan diri sendiri dan sekitarnya.

Dalam rangka menikmati hidup berguna dan bahagia ini pula, ia getol pula mempelajari psikologi. Ia mengaku sudah sangat lama tertarik pada psikologi. Bahkan dulu ingin masuk fakultas psikologi daripada fakultas ekonomi, karena senang mempelajari tingkah laku dan sifat manusia. Ia senang psikologi karena bisa memahami secara lebih baik sifat dan karakternya sendiri maupun anak-anaknya. Sangat menyenangkan mempelajari bagaimana mereka berkembang dan berubah seiring dengan usia. So excited dan sangat menakjubkan. Sementara, menurutnya, ekonomi banyak bicara tentang tingkah laku pelaku ekonomi, seperti konsumen dan produsen, bahkan juga pemerintah.

Kepribadiannya yang lugas dan cerdas, telah mengantarkannya kepada pergaulan yang sangat luas. Ia disenangi banyak orang di dalam dan luar negeri. Tak heran bila pada awal Oktober 2002 lalu ia terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group), menggantikan Dono Iskandar Djojosubroto. Dia menjadi perempuan pertama dari Indonesia menduduki posisi itu.

Posisi itu mungkin tak asing baginya karena sebagai ekonom selama ini ia banyak berurusan dengan IMF, kebijakan IMF, dan dekat dengan orang-orang IMF. Namun, kesan yang mungkin akan sulit dihindari adalah dengan jabatannya yang baru ini pula tampaknya ia menjadi tak leluasa lagi mengkritik keras kebijakan, baik pemerintah maupun IMF.

Sehubungan dengan jabatannya yang baru, penggemar warna hitam, putih, dan pastel, yang juga menjabat komisaris independen di Unilever Indonesia dan Astra Internasional, ini harus pindah dari kawasan Dunwoody, Atlanta bagian utara, yang menjadi tempat tinggalnya setahun terakhir (2001-2002), ke Washington DC -sekitar 1,5 jam dengan pesawat dari Atlanta.

Sebab sejak 1 November 2002, ia berkantor di lantai 13 gedung markas pusat IMF di 19th Street, NW, Washington DC, Maryland, dengan jabatan Executive Director IMF. Baginya, jabatan baru ini adalah tanggung jawab yang harus diemban untuk memenuhi harapan para pemilih dan pendukung, terutama publik.

Ia merupakan perempuan kedua pada posisi itu, setelah seorang perempuan dari Thailand pernah menjabat sebelum Dono Iskandar Djojosubroto. Namun yang jelas, jabatan itu sangat jarang dipegang oleh perempuan. Dari segi usia, ia tergolong paling muda menjabat Executive Director IMF itu. Ia akan menjabat untuk masa dua tahun.

Penunjukannya juga di luar kebiasaan. Selama ini sudah ada semacam kesepakatan antara Bank Indonesia (BI) dan pemerintah bahwa jabatan itu merupakan hak BI. Sedangkan untuk perwakilan di Bank Dunia hak pemerintah. Tapi kali ini, ia justru dicalonkan Menkeu. Rupanya BI berkenan melepaskan haknya untuk mencari orang yang tepat dan paling baik untuk mewakili kepentingan Indonesia di dunia internasional, terutama IMF.

“Pencalonan saya oleh Menkeu yang juga bekas Deputi Gubernur BI tentu sudah melalui konsultasi dan berbagai proses pendahuluan yang mungkin dianggap terbaik untuk kepentingan Indonesia secara keseluruhan dan bukan kepentingan satu-satu institusi, apalagi kepentingan perseorangan,” kata lulusan doctor ekonomi dari University of lllinois Urbana-Champaign, U.S.A (1990–1992) ini.

Ia mengemban tugas mewakili 12 negara anggota SEA Group di IMF. Tugasnya sebagai executive director terkait dengan pengambilan keputusan (to execute). Untuk menentukan berbagai program dan keputusan (action) yang harus diambil IMF. Jadi ia tidak hanya mewakili kepentingan Indonesia. Namun mewakili kepentingan negara-negara anggota di lembaga IMF maupun forum internasional yang relevan. Posisi executive director memberinya kekuasaan penuh untuk bicara dan menyuarakan pemikiran, pertimbangan, maupun keprihatinan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang kebanyakan masih dalam kondisi berkembang dan miskin.

Dengan demikian ia juga mempunyai kewenangan untuk melihat dan mengevaluasi, baik kondisi perekonomian Indonesia maupun cara operasi dan prioritas program IMF di dunia. Serta mempunyai banyak kesempatan untuk ikut memperbaiki orientasi program IMF di banyak negara maupun mengatasi dan ikut menyelesaikan masalah global, terutama yang berhubungan dengan arsitektur keuangan dunia, governance, serta berbagai perkembangan dan pembangunan institusi yang diperlukan negara yang ingin bergabung dalam sistem global yang penuh risiko dan ketidakpastian.

Dengan jabatan barunya, ia terpaksa meninggalkan pekerjaan mengajar dan berbagai tugas lainnya termasuk di perusahaan swasta sebagai komisaris. Karena posisi executive director di IMF adalah pekerjaan full time dan tidak boleh memiliki keterikatan lain yang bisa menimbulkan konflik kepentingan.

Banyak orang merasa yakin, bahwa ia akan dapat menjalankan tugasnya dengan baik di IMF. Sebab selama ini ia dikenal sangat dekat dengan orang-orang IMF. Namun terlepas dari soal kedekatan secara pribadi itu, menurutnya yang lebih penting adalah kedekatan institusi. Menurutnya, institusi IMF memiliki pendekatan cukup baku dengan pemerintahan yang menjalankan programnya. “Bahwa hubungan pribadi bisa menolong atau membebani program, secara resmi saya rasa ada standar dan acuan yang baku dalam menilai, mengevaluasi dan menentukan sikap IMF terhadap negara penerima bantuan program,” katanya.

Mengenai adanya pandangan negatif yang timbul dan tenggelam di Tanah Air berkaitan dengan keberadaan dan peran IMF di Indonesia, ia mengatakan, “Sebatas pandangan untuk mencerdaskan bangsa kita dan mendidik bangsa kita dalam menentukan sikap, saya rasa wajar dan sehat. Yang tidak sehat kalau pandangan ini berimplikasi pada pandangan dunia internasional terhadap komitmen dan kesungguhan pemerintah dalam menerima dan melakukan reformasi ekonomi.”

Sementara tanggapannya terhadap teori atau evaluasi mantan ekonom Bank Dunia Joseph Stiglitz tentang krisis Asia dan resep IMF yang dinilai memperparah krisis, seperti terjadi di Indonesia melalui penutupan 16 bank tahun 1998, ia menyarankan lebih baik membaca laporan Independent Evaluation Office serta perlu melakukan refleksi balik terhadap keputusan yang diambil saat krisis mulai terjadi tahun 1997-1998.

Menurutnya, kita tidak boleh melupakan seberapa kemungkinan dan keleluasaan yang dihadapi pemerintah maupun IMF dalam mendesain dan menentukan program. Kebijakan kontraktif fiskal yang disarankan IMF pada masa krisis dilandasi pemikiran bahwa pemerintah dalam kondisi memburuk, baik secara politik maupun secara fiskal, sehingga respons yang harus dilakukan adalah melakukan penghematan.

Tentu ini akan berakibat pada kontraksi ekonomi yang mungkin memperburuk baik lapisan berduit maupun kelompok miskin. Dengan pertimbangan ini, diperlukan kebijakan komplementer untuk melindungi kelompok miskin dan paling rapuh agar tidak mengalami pemburukan sepanjang krisis.

Namun, ekspansi fiskal jelas bukan tanpa batas. Maka, kalau dilihat setelah diperbolehkan ekspansi fiskal yang terukur, Indonesia harus kembali mulai mengetatkan fiskalnya untuk memperbaiki kesinambungan kondisi anggaran pemerintah.

Ia melihat pendapat Stiglitz dan IMF akhirnya akan bermuara pada kapan waktu yang tepat untuk melakukan kebijakan makro, fiskal dan moneter, yang sesuai dengan kondisi dan persoalan yang dihadapi suatu perekonomian.
Perihal rencana Indonesia menghentikan kontrak dengan IMF akhir 2003, ia mengatakan semua negara ingin segera terlepas dari program IMF, karena itu berarti negara itu sudah sehat dan mampu berjalan mandiri dan mampu mendapatkan kepercayaan internasional dalam pengelolaan ekonominya.

Kedaulatan negara dalam pengelolaan ekonomi bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa yang harus diraih dengan kerja keras, disiplin tinggi, komitmen dan tanggung jawab yang terbukti dan teruji dalam proses waktu dan dalam berbagai episode, berbagai kesempatan dan kejadian.
Secara teknis, ekonomi bisa dilihat dan dihitung dari kondisi fiskal, neraca pembayaran dan moneter untuk menentukan apakah keputusan memutuskan program IMF tahun 2003 memang baik dan tepat bagi Indonesia.

Namun, katanya, bila keputusan itu sudah dilakukan secara politik dan tidak melalui proses kalkulasi teknis yang teliti dan hati-hati, artinya Indonesia harus kerja ekstra keras untuk bisa menghindari situasi yang tidak baik pada tahun 2003.

Artinya mulai sekarang pemerintah, DPR, dan lembaga yudikatif harus kerja keras agar tahun 2003 kondisi fundamental kita memang makin kuat dan membaik sehingga keputusan politik itu bisa terjadi dan terealisir tanpa menimbulkan risiko bagi rakyat.
Sepak Terjang Sri Mulyani Sebagai Menteri

Selama menjabat sebagai menteri keuangan Sri Mulyani telah membuat banyak gebrakan. Tapi, dia juga mendapat banyak hantaman dari politikus senayan. Berulang kali kebijakannya yang tegas terpaksa lumer oleh manuver politikus-politikus Senayan.

Padahal, di luar negeri, kebijakan Sri Mulyani itu dipuji banyak kalangan, termasuk Bank Dunia. “Dia akan menyumbangkan keahlian dan pengalamannya kepada Bank Dunia,” ujar Presiden Bank Dunia Robert Zoellick seperti dikutip Bloomberg, Rabu (5/5). Menurutnya, Sri memiliki pengalaman berharga dalam memimpin perekonomian negara yang menghadapi permasalahan kemiskinan. “Berhasil mengendalikan ekonomi Indonesia di tengah krisis ekonomi global, menerapkan perubahan-perubahan penting, dan mendapat salut dari rekan-rekannya di seluruh dunia,” tulis rilis resmi Bank Dunia.

Di puji di negeri orang tapi dia dihantam di negeri sendiri, itulah Sri Mulyani yang mengawali kariernya sebagai Menteri Keuangan sejak 2004. Sebelum menjabat Menteri Keuangan sejak 2004, pakar ekonomi Universitas Indonesia ini menjabat Direktur Eksekutif International Monetary Fund kawasan Asia Pasifik.

Inilah daftar hantaman untuk Sri Mulyani:

** KASUS LAPINDO
29 Mei 2006
Lumpur muncrat di dekat area pengeboran Lapindo Brantas Inc milik Grup Bakrie di Sidoarjo, Jawa Timur. Menteri Keuangan Sri Mulyani, mengatakan tidak ada dana di APBN 2006 dan 2007 untuk menanggulangi semburan lumpur itu. Berulang kali ia menyatakan Bakrie yang harus bertanggung jawab. Tapi akhirnya Sri mengizinkan dana bencana APBN 2006 dipakai untuk korban lumpur Lapindo.

** CEKAL PENGUSAHA BATU BARA
Agustus 2008
Departemen Keuangan meminta Imigrasi mencekal 14 pengusaha batu bara, termasuk petinggi di Grup Bakrie, karena menunggak pembayaran royalti kepada negara. Total seluruh tunggakan perusahaan itu Rp 3,9 triliun, yang tak dibayarkan sejak 2001. Pencekalan dilakukan atas permintaan Menteri Keuangan,? ujar Direktur Penyidikan dan Penindakan Direktorat Jenderal Imigrasi Syaiful Rahman.

“Utang itu kan belum tentu,” kata Aburizal, yang juga Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, kepada Tempo di kantornya. Sekarang kita lagi lihat apakah pemerintah yang berutang atau perusahaan yang berutang. Biar diputuskan melalui pengadilan. Sementara menurut Sri Mulyani, “Ini masalah utang royalti, yang merupakan penerimaan negara bukan pajak“.

8 Oktober 2008
Akhirnya status cekal terhadap 14 eksekutif perusahaan batu bara penunggak royalti dicabut. Mennurut Direktur Jenderal Imigrasi Basyir Achmad Barmawi pencabutan status cekal atas permintaan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Alasannya, para pengusaha sudah menunjukkan iktikad baik dengan menyetorkan uang jaminan sebesar Rp 600 miliar ke rekening pemerintah pada 19 September 2008

** SUSPENSI PERDAGANGAN ENAM EMITEN GRUP BAKRIE
7 Oktober 2008
BEI melakukan suspensi perdagangan enam emiten dari Grup Bakrie, yakni PT Bumi Resources Tbk, PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk, PT Bakrieland Development Tbk, PT Bakrie & Brothers Tbk, PT Energi Mega Persada Tbk, dan PT Bakrie Telecom Tbk.

17 Oktober
BEI mencabut suspensi perdagangan PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk, PT Bakrieland Development Tbk, dan PT Bakrie Telecom Tbk. Harga saham tiga perusahaan itu langsung anjlok.

5 November
BEI membatalkan keputusannya membuka suspensi sesaat sebelum perdagangan sesi pertama dengan dalih “atas permintaan pemerintah”.Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dikabarkan mengancam mundur karena ia kecewa dengan keputusan pemerintah soal pembatalan suspensi itu. Menteri Keuangan menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pukul 23.00. Wakil Presiden Jusuf Kalla
membantah kabar mundurnya Sri Mulyani.

6 November
BEI akhirnya mencabut suspensi saham PT Bumi Resources Tbk.

14 November
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui pemerintah membantu suspensi saham PT Bumi Resources Tbk dengan dalih melindungi pengusaha nasional. “Masak Bakrie hanya sedikit dibantu satu-dua hari tidak boleh? Tidak bisa kita berpikir seperti itu. Tidak ada diskriminasi. Itu terlalu kecil bantuannya kalau hanya minta tolong dilihatin dibanding yang lain.”

** KISRUH SAHAM NEWMONT NUSA TENGGARA
Saat menjabat pelaksana tugas Menko Perekonomian, Sri Mulyani menolak keinginan Bakrie membeli 14 persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara. Sri Mulyani meminta agar seluruh saham divestasi Newmont dibeli oleh perusahaan negara.
Tetapi setelah jabatan Menteri Koordinator Perekonomian berpindah ke Hatta Rajasa, Bakrie melalui Multicapital akhirnya bisa mendapatkan 75 persen dari 14 persen saham Newmont Nusa Tenggara.

** KASUS CENTURY
10 Desember 2009
Dalam wawancara dengan harian Wall Street Journal, Sri Mulyani mengakui ketegangan antara dirinya dan Bakrie bermula tahun lalu ketika dia menentang suspensi saham Bumi Resources. Demikian juga pencekalan terhadap sejumlah petinggi perusahaan batu bara.”Aburizal Bakrie tak senang dengan saya,” kata Sri Mulyani dalam wawancara dengan harian Wall Street Journal “Saya tak berharap orang-orang di Golkar akan berlaku adil dan berbaik hati dengan saya selama penyelidikan.”

3 Maret 2010
Paripurna DPR tentang Century menyetujui Opsi C berupa kesimpulan bahwa terdapat kesalahan dalam pengambilan kebijakan FPJP dan PMS dan pelaksanaan kebijakan.

** DIISUKAN MUNDUR
Januari 2010
The Jakarta Post mengutip sumber yang dekat dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Dalam berita tersebut, disebutkan Aburizal alias Ical dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dan sepakat untuk mengganti Sri Mulyani dengan Anggito Abimanyu. Anggito dianggap dekat dengan Ical dan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa..

Anggota Fraksi Golongan Karya di Dewan Perwakilan Rakyat, Bambang Soesatyo, mendukung jika Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diganti dengan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu. Meskipun belum mengetahui kabar itu, Bambang menilai keterlibatan Sri Mulyani dalam skandal Bank Century telah menggoyang pemerintah. “Dari pada terus mempertahankan, akan menggangu kinerja pemerintah,” kata Bambang kepada Tempo.

** AMANAT PRESIDEN DAN BOIKOT DPR
26 Maret 2010
Presiden mengeluarkan surat amanat presiden R-21/Pres/03/2010 tentang penunjukan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa sebagai wakil pemerintah ke DPR untuk membahas Perubahan APBN yang semula hanya diwakili Menteri Keuangan.

3 Mei 2010
PDI Perjuangan dan Partai Hanura meninggalkan sidang paripurna DPR yang membahas rapat APBN Perubahan 2010 yang dihadiri Sri Mulyani

[tempointeraktif.com, tokohindonesia.com]

Bookmark and Share

READ MORE - Biografi Sri Mulyani

Biografi Band Rolling Stones

Friday, May 7, 2010



The Rolling Stones, 2006.

Origin London, England
Genre(s) Rock and roll, rhythm and blues, blues, rock
Years active 1962–present
Label(s) Decca, Rolling Stones, Virgin, ABKCO, Interscope, Polydor
Website www.RollingStones.com
Members
Mick Jagger
Keith Richards
Charlie Watts
Ronnie Wood
Former members
Brian Jones
Ian Stewart
Dick Taylor
Mick Taylor
Bill Wyman
The Rolling Stones adalah sebuah band rock Inggris. Band yang dibentuk pada tahun 1962 di London ketika pemimpin asli Brian Jones dan Ian Stewart pianis yang bergabung oleh Mick Jagger vokalis dan gitaris Keith Richards, yang kemudian berkontribusi songwriting kemitraan dengan mengambil peran kepemimpinan dalam grup. Bassist drummer Bill Wyman dan Charlie Watts selesai awal lineup. Ian Stewart telah dihapus dari lineup resmi pada tahun 1963 namun terus bekerja sama dengan band sebagai manager dan jalan KEYBOARDIST sampai kematiannya pada tahun 1985.

Band dari awal rekaman itu terutama mencakup American blues dan R & B songs. Pertama setelah mencapai sukses di Inggris, mereka menjadi populer di Amerika Serikat selama “British Invasion” di awal tahun 1960-an. 1965 tunggal mereka “(I Can’t Get No) Satisfaction” The Rolling Stones didirikan sebagai perdana menteri rock and roll bertindak. Dimulai dengan album mereka 1966 Aftermath, lagu Jagger dan Richards, dibantu oleh instrumental eksperimentasi dari Jones, diperluas yang selalu hadir-gaya fleksibilitas. Jones meninggal pada 1969 segera setelah fired dari band dan digantikan oleh Mick Taylor. Taylor tercatat lima album studio dengan The Rolling Stones sebelum Berhenti pada 1974. Wajah mantan gitaris Ronnie Wood bertambah dan telah dengan band ever since. Wyman meninggalkan Rolling Stones pada tahun 1993; bassist Darryl Jones, yang bukan merupakan anggota resmi band, telah bekerjasama dengan grup tersebut sejak tahun 1994.

The Rolling Stones telah merilis 22 studio album di Inggris (24 di Amerika Serikat), delapan konser album (sembilan di AS) dan sejumlah compilations; dan telah terjual lebih dari 200 juta album di seluruh dunia. [1] Sticky Fingers (1971) mulai string dari delapan berturut-turut yang charted album studio di nomor satu di Amerika Serikat. Pada tahun 1989 The Rolling Stones telah inducted into the Rock and Roll Hall of Fame, dan pada tahun 2004 mereka peringkat nomor 4 di majalah Rolling Stone’s 100 Greatest Artists of All Time. Mereka gambar tdk rapi dan memberungut pemuda adalah salah satu yang banyak musisi masih berusaha.
READ MORE - Biografi Band Rolling Stones