Pemimpin Korea Utara
(1912-1994)
KIM II-sung bernama asli Kim Song Ju. Pada tahun 1925, dia melarikan diri bersama orangtuanya ke Manchuria untuk menghindari pendudukan Jepang atas Korea. Kemudian bergabung dengan Partai Komunis dan mengambil nama seorang gerilyawan sebelumnya yang melawan Jepang sebagai nama besarnya.
Saat Jepang menyerah pada tahun 1945, Korea terbagi menjadi dua, bagian utara yang didukung oleh Amerika Serikat dan bagian selatan di bawah kepemimpinan Kim yang diukung Uni Soviet. Pada tahun 1950, Kim berusaha menggabungkan kedua bagian Korea ini dengan kekuatan militer. Namun, upaya ini justru menyebabkan terjadinya Perang Korea. Meskipun sebenarnya dia berhasil, Pasukan PBB yang dipimpin oleh Amerika Serikat memaksanya hanya menguasai wilayah utara dan paratai komunis. Dalam peristiwa ini Kim berhasil diselamatkan oleh Cina.
Setelah gencatan senjata tahun 1953, Kim mulai memusnahkan partai oposisi di negaranya dengan membunuh lawan-lawan politiknya. Dia mengagungkan dirinya denganmemanggil dirinya sebagai “ Great Leader” (Pemimpin Besar) dan memenuhi negaranya dengan foto dirinya dan patung dirinya. Rakyatnya dipaksa untuk kerja di pabrik dan lahan-lahan yang dikelola pemerinyah.
Kim II-SUNG dan Politiknya
1912 Lahir pada tanggal 15 April di Mangyondae dekat Pyongyang, Korea
1925 Melarikan diri ke Manchuria dengan keluarganya
1945 Korea terpecah
1948 Menjadi pemimpin Republik Rakyat Demokrat Korea yang baru
1950 Memulai perang Korea
1953 Dengan gencatan senjata,memulai menggulingkan partai oposisi di negaranya
1967 Membubarkan partai dengan bantuan Kim Jong-Ii
1972 Menjadi Presiden Korea Utara
1994 Meninggal pada 8 Juli di Pyongyang, digantikan oleh anak laki-lakinya
Kim II-Sung meninggal pada tahun 1994. Selanjutnay, anak laki-lakinya, Kim Jong-iL, segera mengambil alih kekuasaan dan menyebut dirinya sebagai “Dear Leader” (pemimpin yang sangat disayangi). Meskipun kelaparan sudah melanda negaranya, Kim Jong-il tetap menutup wilayah perbatasan Korea Utara, serta mengankat anggota militer dalam jumlah banyak dan mengembangkan program senjata nuklir.
KIMIL-SUNG
Thursday, May 13, 2010Posted by bondie at Thursday, May 13, 2010
Labels: KIMIL-SUNG
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment